Sunday, June 22, 2014

Libur Semester 4 (Part 2) : Museum Angkut, Batu

Di tahun 2014 ini Jawa Timur punya tempat wisata baru yang langsung ngehits setelah grand openingnya, namanya Museum Angkut, Batu, Malang. Tidak seperti museum pada umumnya yang memajang barang-barang kunonya di dalam etalase dan terkesan membosankan, Museum Angkut ini malah memamerkan ratusan (mungkin) kendaraan yang ada di dunia, mulai dari kendaraan kuno di Indonesia hingga kendaraan kuno keluaran Asia, Eropa, dan Amerika. Beberapa kendaraan museum tersebut dapat kita pegang, bahkan kita tumpangi. Asik kan? Tidak heran jika tiket masuk ke Museum ini relatif fantastis, berkisar antara 50 ribu hingga 85 ribu rupiah tergantung hari dan paket yang ditawarkan.
Untuk menghilangkan kesan membosankan, maka Museum Angkut didesain sedemikian rupa, ada bagian yang bersifat outdoor dan ada juga yang indoor. Museum ini terbagi dalam banyak zona sesuai dengan tema dan asal kendaraan yang dipajang, mulai dari zona Batavia, Amerika, Italia, London, Belanda, Perancis, Las Vegas, dan lain sebagainya. Selain itu ada juga zona pendidikan, dimana pengunjung dapat mempelajari kendaraan terkait melalui keterangan yang tertera pada kendaraan serta bermain tebak suara kendaraan.
Singkat saja sedikit ulasan mengenai Museum Angkut melalui 2 paragraf di atas. Dan berikut merupakan kenangan perjalanan saya bersama enam teman kuliah lain disini yaitu Aga Aligarh Syuhada, Dea Wemona R, Fitria Arini, Rizki Eka, Rowi Fajar Muhammad, dan Tania Rahma.
masi di luar aja udah dipamerin helicopter

tania di zona Batavia

(bukan) mancing mania

(bukan) pre wedding

serunya museum outdoor

(dari kiri) saya, fitria, rizki, rowi, aga, tania, dan dea wemona

(bukan) kerja part time

ditembakin Gangster

istananya mirip bangunan beneran

mempermainkan ratu Inggris

perhatikan (perbedaan postur) kami berdua

mobilnya boleh dipegang loh

ala peri cinta (1)

ala peri cinta (2)

yang indoor juga keren buat foto

1 comment:

  1. jambreeeet yang captionnya yang foto sillohuette :))))

    ReplyDelete